Home / Berita

Sabtu, 25 Desember 2021 - 13:46 WIB

Lilin Natal Bagi Pahlawan

DeFacto.id – Taman Makam Pahlawan prajurit Kanada di kota Holten, Belanda (peta) semalam (24/12) dihiasi lilin Natal.

Yang memasang warga Holten.Sebuah pemandangan yang menguras emosi. Penduduk kota Holten akan tetap dan selalu menghormati para tentara Kanada yang gugur di kota mereka saat Perang Dunia Kedua.

Baca Juga  Angela Tanoesoedibjo Ikuti Tradisi "Lo Hei" di Kota Medan

Bulan April 1945 Holten dibebaskan pasukan Kanada dari pendudukan Nazi-Jerman, setelah melalui pertempuran sengit dengan pasukan Jerman penjaga Holten.

Pembebasan Holten dan area sekitarnya dibayar sangat mahal karena ada 1.355 prajurit Kanada yang gugur disana. Jumlah korban yang luar biasa besar!

Baca Juga  Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin Hadiri HUT ke-50 PDIP
Mungkin gambar peta dan teks yang menyatakan 'holten Lihat tempat serupa Bren Amsterdam Den Haag Belanda Dortmund •Düsseldo Brussel Koln Lille Belgia'

Karena itu, hingga sekarang, warga selalu menaruh rasa hormat yang tinggi kepada mereka yang kini terbaring di TMP itu, para sukarelawan tentara yang pergi dari kampungnya, dan gugur, demi membebaskan kampung orang.

Baca Juga  Leane Suniar Susul Verawaty Fajrin

Di bulan April, mengenang bebasnya kota, selalu ada bunga segar di makam. Dan di hari Natal ada lilin dan tabur bunga.Sampai kapanpun warga tak akan lupa, siapa yang membebaskan mereka.

Nyala lilin, tanda terima kasih warga *gw

Share :

Baca Juga

Berita

PSSI Seperti Kerajaan, Sudah Ketinggalan Jaman!
Menhub

Berita

Indonesia–Korea Selatan Bangun Menara Suar dan Rambu Suar

Berita

Tim TPF : Ada Indikasi Pemufakatan Jahat dan Kolusi dalam Penyaluran PEN-Subsektor Film

Berita

Budi Susilo Bangkit Jadi Pengusaha Sukses Setelah Orangtuanya Dibangkrutkan di Awal Reformasi

Berita

Film Jadi Salah Satu Subsektor Ekonomi Kreatif yang Tumbuh Positif pada Tahun 2033

Berita

Usai Diperiksa Intensif, Anak Nia Daniaty Akhirnya Ditahan Polda Metro

Berita

Kebudayaan Tak Bisa Lepas dari Praktek Keagamaan
Laksamana

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Malapraktek Perbankan Indonesia