Home / Berita / Wisata & Budaya

Selasa, 7 Desember 2021 - 07:43 WIB

Penggalangan Dana untuk Museum Ghibli Sentuh Angka Rp 4,4 Milliar

Museum Ghilbli

Museum Ghilbli

DeFACTO.id – Pandemi telah memberi efek negatif pada mayoritas sektor bisnis, terlebih bagi museum yang terdampak cukup parah. Salah satu museum yang tengah berada dalam masa krisis adalah Museum Ghibli di Tokyo, Jepang.

Sesuai dengan namanya, Museum Ghibli memiliki fasilitas serta bangunan yang serupa dengan di film-film keluarannya. Keunikan bangunan serta suasana museum,  memunculkan kenangan yang ada dalam anime karya animator/sutradara legendaris, Hayao Miyazaki. Dan pengunjung dapat menonton beberapa anime pendek yang tidak bisa ditonton di tempat lainnya. Biasanya, museum Ghibli selalu ramai dikunjungi pengunjung domestik, bahkan turis yang berasal dari berbagai negara di seluruh dunia.

Baca Juga  DI BALIK REFORMASI 1998: Perbankan Nasional yang Rentan Gosip

Akan tetapi, ditutupnya museum selama beberapa periode tertentu—tingginya infeksi Covid-19— dan penurunan tingkat kunjungan domestik, serta acara rekreasi di Jepang selama dua tahun terakhir, memberikan dampak buruk bagi pemasukan museum.

Museum Ghibli dibuka secara resmi untuk umum pada bulan Oktober 2001. Kini, bangunan berusia 20 tahun ini membutuhkan berbagai macam reparasi dan proyek perawatan jangka panjang yang berskala besar. Buruknya situasi yang tengah melanda tempat unik tersebut, membuat pihak Museum Ghibli meminta bantuan donasi kepada para penggemarnya di seluruh dunia.

“Saat ini, kami tengah mengoperasikan museum yang sedang dalam kondisi kritis. Dan bila cadangan finansial terus digunakan, maka sektor pengoperasian fasilitas dan rencana perawatan museum akan terancam,” ucap pihak Museum Ghibli.

Baca Juga  Arul Lamandau Main Biola 45 Jam Nonstop

Donasi terbuka untuk Museum Ghibli, berada di bawah naungan sebuah sistem bernama furusato nozei (“pajak kampung halaman”)—di mana dana yang disumbangkan ke bisnis lokal, dapat diklaim sebagai pengurangan pajak saat membayar biaya pengajuan di Jepang. Tak hanya berdampak baik ke Museum Ghibli, namun program donasi tersebut juga sangat membantu stabilitas finansial Studio Ghibli.

Proses donasi dapat dilakukan dari penggemar Ghibli yang berasal dari negara berbahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Singapura. Namun, akibat permasalahan legalitas, donasi tidak dapat dilakukan dari Inggris, China, anggota Uni Eropa, dan beberapa negara Eropa lainnya.

Baca Juga  DI BALIK REFORMASI 1998: Indikator Kematian

Selain itu, rincian lebih lanjut mengenai kampanye donasi untuk Ghibli dapat dilihat pada halaman situs https://www.furusato-tax.jp/gcf/1287 (bahasa Inggris ada di bagian bawah). Saat ini, kampanye penggalangan dana tersebut telah menyentuh sekitar 34,6 juta Yen (4,4 miliiar rupiahh), melebihi target awal 10 juta Yen. Penggalangan dana untuk Museum Ghibli akan terus berlanjut hingga akhir Januari mendatang.* Icad N.G.

Share :

Baca Juga

Tri Rismaharini

Berita

Bu Risma Serahkan Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil Papua di Daratan Rawan Bencana

Berita

Napoleon Menemukan Istri ‘Barunya’
Sylvester Stalone

Berita

Sylvester Stallone Kembali Hadir di Film Guardians of the Galaxy Vol 3

Berita

PIALA WALIKOTA GIBRAN RAKABUMING RAKA TIBA DI BALAIKOTA SOLO
Gunung Dempo

Wisata & Budaya

Wisata Puncak Gunung Dempo, Oii Indahnya!

Berita

Catatan Akhir Tahun IPW : Listyo Sigit Belum Mampu Hadirkan Polri yang Presisi

Wisata & Budaya

Desa Wisata Huta Tinggi Samosir Terkenal dengan Makanan Khas Sushi Batak
Volkswagen

Berita

Volkswagen Beri Bocoran Soal Van Listrik Terbarunya