Home / Berita

Jumat, 24 Februari 2023 - 22:36 WIB

Bidadari JK Record Heidy Diana Muncul Lagi

Defacto – Tahun 80an industri musik di Indonesia memasuki masa jayanya. Puluhan perusahaan rekaman giat memproduksi album rekaman musik Indonesia dari berbagai genre. Namun era grup musik mulai berganti dengan kemunculan penyanyi-penyanyi solo.

Salah satu perusahaan rekaman yang cukup produktif adalah JK Record, milik pengusaha rekaman dan percetakan Judhi Kristianto. JK Record terkenal dengan penyanyi-penyanyi cantiknya seperti Nindy Ellese, Ria Angelina, Chintami Atmanagara, Heidy Diana, Meriam Bellina, Dian Piesesha dan lain-lain.

Konon kecantikan adalah syarat mutlak untuk bisa rekaman di JK Record, suara urusan berikutnya. Bahkan seorang artis yang tidak fasih mengucapkan huruf R dengan baik seperti Meriem Bellina, bisa masuk rekaman di JK Record, dan hasil penjualan albumnya ketika itu tidak mengecewakan. Padahal Meriem Bellina hanya membawakan ulang lagu-lagu karya Pance Pondaag.

Baca Juga  Pemerintah Swiss Mengembalikan Tiga Patung Kuno Palmyra ke Syria

“Kalau dibilang penyanyi JK hanya modal cantik saja, tetapi suaranya kurang bagus, tidak juga kok. Banyak penyanyi JK yang suaranya bagus. Dian Piesesha dan Tante Heidy ini termasuk yang suaranya bagus,” tangkis Leonard Nyo Kristianto, disela acara peluncuran rekaman lagu Heidy Diana, di sebuah hotel di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jum’at (24/2/2023) sore.

Tak ingin dicap sebagai penyanyi bermodal penampilan semata, Heidy Diana ikut menyergah, “aku ini tamatan Bina Vokalia lho. Jadi punya modal juga sebagai penyanyi.”

Salah satu penyanyi yang disebut sebagai bidadarinya JK Record pada jamannya ini, masih terlihat cantik, meskipun ia tak kuasa untuk membendung perkembangan tubuhnya. Maklum sudah 57 tahun.

Peluncuran album berjudul “Masihkah Engkau Sayang” itu sendiri berlangsung meriah. Fans setia Heidy Diana ikut hadir. Bukan saja dari Jakarta, tetapi juga dari Cirebon dan Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga  Kapolri Terima Audiensi FKN, Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan

Rupanya selama ini Heidy masih terus berhubungan dengan para penggemarnya di media sosial.

“Saya selalu membalas komentar dari para penggemar. Ya begitulah cara saya menjaga hubungan dengan mereka,” kata penyanyi kelahiran Bandung, 9 Juli 1965 ini.

Meskipun sudah lama tidak masuk studio rekaman, Heidy mengaku tetap menyanyi. Bagi seorang penyanyi, kilahnya, yang paling menyiksa adalah jika tidak bisa menyanyi.

“Tetapi sekarang saya tidak punya tujuan atau ambisi tertentu lagi. Kadang kalau ada hasilnya, ya aku serahkan kepada yang lebih membutuhkan,” katanya.

Menurut Leonard Nyo Kristianto, Heidy Diana memiliki dedikasi cukup tinggi sebagai penyanyi. Heidy sangat disiplin dalam mengatur waktu.

Baca Juga  "Our Tampines Hub"  Fasilitas Berkumpul dari Pemerintah demi Masyarakat yang Lebih Sehat dan Cerdas

“Saya kira penyanyi-penyanyi muda sekarang harus belajar kepada penyanyi seperti Tante Heidy,” tegas Nyo.

Heidy Wardiana Suwardi,  (lahir 09 Ju nama lengkap Heidy Diana, dikenal dengan lagu-lagu pop ceria, seperti lagu hits miliknya yang berjudul “Bintangku Bintangmu”.

Puncak karier menyanyi Heidy Diana adalah saat merilis album “Dimana Ada Kamu Disitu Ada Aku” 1989, album yang memperkenalkan genre baru “Pop Dangdut” ini mendapat sambutan yang luar biasa. Kesuksesan Heidy kemudian diikuti oleh banyak penyanyi pop dan bahkan aktris film untuk merilis album dengan genre yang sama.

Pada tahun 1999 Heidy aktif dalam kegiatan rohani dan sempat merilis album “Perhiasan Ganti Abu”, kegiatan ini sudah jauh berkurang karena kesibukannya mengurus putra putrinya, hasil pernikahan dengan aktor Avent Christie. (hw)

Share :

Baca Juga

Berita

Pengurus PWI Pusat Pertimbangkan Adukan Hendry Bangun ke Polisi dan KPK karena Korupsi Uang Negara

Berita

Inkoppol Tandatangani Kerjasama dengan Anak Perusahaan PT. Pindad

Berita

Kemenhub dan Pemprov Sulteng Dorong Ekonomi Daerah Melalui Layanan Penerbangan

Berita

Indonesia Ambil Bagian dalam Marpolex 2024 di Bacolod City, Filipina

Berita

Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Terima Bantuan

Berita

Workshop Stunting HaloPuan dan IMM di Universitas Muhammadiyah Bandung

Berita

Kasus Judol di Kementerian Komdigi Jadi Atensi Kapolri

Berita

Kapolri Ingin Kembangkan Direktorat PPA-PPO hingga Polda-Polres, Dukung PPA