Home / Berita

Sabtu, 5 Maret 2022 - 22:05 WIB

Wacana penundaan Pemilu 2024 Karena Covid-19 Tak Bisa Diterima Nalar

Wacana penundaan Pemilu 2024 karena alasan anggaran yang besar, menurut LaNyalla tidak bisa serta merta menjadi pembenar. Karena anggaran tersebut juga dikeluarkan secara bertahap.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD RI saat memberi pengantar dalam Program Acara Dialektika di TV Muhammadiyah, ‘Menunda Pemilu Siapa yang Suruh’, 
Sabtu (5/3/2022).

“Toh pemerintah juga tidak sedang kesulitan anggaran. Buktinya proyeksi pembangunan IKN yang anggarannya lebih besar pun tetap jalan,” papar Senator asal Jawa Timur itu.

Kemudian alasan Pemilu 2024 harus ditunda karena Indonesia masih pandemi, tegas LaNyalla, tak bisa dinalar dengan akal sehat. Mengingat pada Pilkada 9 Desember 2020 silam dipaksakan tetap jalan. Padahal saat itu angka positif Covid-19 sedang tinggi.

Baca Juga  PERBUATAN, KEBERANIAN dan KEBENCIAN

“Kami di DPD RI saat itu sempat mengundang KPU, Bawaslu dan Mendagri,  kenapa Pilkada dipaksa tetap jalan. Saat itu dijelaskan bahwa sudah dilakukan simulasi protokol kesehatan. Makanya kalau sekarang pandemi
dijadikan alasan menunda Pemilu, saya pikir tidak masuk akal,” ucap dia.

Baca Juga  TOK! Man Utd Pecat Pelatih Ole Gunnar Solskjaer!

Karenanya LaNyalla meminta para elit politik untuk stop membuat gaduh. Sebaiknya para elit fokus memikirkan masalah bangsa yang krusial, yakni memberi solusi konkret bagi rakyat.

“Rakyat di bawah semakin susah. Harga bahan pokok naik, elpiji dan BBM naik. Jeritan rakyat ini yang harus dipikirkan oleh elit politik,” tutur tokoh Pemuda Pancasila itu.

Dalam kesempatan tersebut, LaNyalla juga menegaskan kembali posisi dirinya dan DPD RI dalam polemik wacana penundaan Pemilu 2024.

Melalui siaran pers resmi Ketua DPD RI, Senin, 28 Februari lalu, LaNyalla sudah menyampaikan bahwa tidak boleh ada pihak-pihak yang melakukan upaya penundaan Pemilu. Karena mekanisme rakyat untuk mengevaluasi pemerintahan telah diatur dalam Konstitusi melalui Pemilu 5 tahun sekali.

Baca Juga  Pengungsi Afganistan Mendapat Kejutan Menarik, Saat Mereka Terbang Menuju Amerika

“Jadi jangan kita mencari-cari celah untuk menunda Pemilu, yang kemudian memperpanjang masa jabatan Presiden yang pada akhirnya inkonstitusional,” ujar dia.

“Saya juga berikan apresiasi kepada PP Muhammadiyah melalui Sekretaris Umum Pak Abdul Mukti yang sudah menyatakan menolak wacana tersebut,” kata LaNyalla lagi.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Reshuffle Kabinet Harus Tingkatkan Kinerja Pemerintah

Berita

Artis Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan Tunggal di Tol Jombang
Rulianto

Berita

Life Time Achievement Award untuk Pelukis Sepuh Madiun
Laksamana

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Bertanya itu Haram

Berita

Gerindra akan Usung Prabowo Lagi Dalam Pilpres 2024
VANNESA ANGEL

Berita

Gerimis Jakarta Mengiringi Pemakaman Vannesa Angel dan Bibi Ardiansyah

Berita

Top! Indonesia Beli Pesawat Angkut Hebat. Lebih Besar Dari Hercules C-130

Berita

Ketua DPD Dukung Penceramah Berwirausaha