Home / Berita / Esai

Sabtu, 11 November 2023 - 10:10 WIB

Pulung Wahyu Makutharama

PULUNG WAHYU MAKUTHARAMA. Sejak kecil, saya sudah hidup dalam mitologi Jawa yang rumit, magis, gugon tuhon dan terkait dengan realita faktual. Salah satunya adalah Pulung Wahyu Makutharama, yang lazim disebut pulung, mitos yang selalu muncul setiap kali terjadi menjelang pemilihan lurah, bupati dan pemimpin masyarakat. Masyarakat selalu menantikan datangnya pulung, seringkali digambarkan menyala seperti meteor, yang jatuh dari langit dan di mana pulung itu jatuh. Bisa di atap rumah orang yang terpilih, atau di dusun tertentu tempatnya menetap.

Baca Juga  DI BALIK REFORMASI 1998: Detak Detik Sumbu Bom Waktu V

Pulung adalah penanda bahwa yang kejatuhan Wahyu Makutharama akan tampil sebagai pemenang dan menjadi pemimpin yang jujur bisa dipercaya, adil dan bijaksana. Dan faktanya selalu demikian. Pemimpin yang ketiban pulung, akan selalu menjadi panutan, role model pemimpin ideal dan mumpuni.

Baca Juga  Besok, Andika Perkasa Dilantik Sebagai Panglima TNI

Tapi, pulung tidak bersifat permanen. Jika penerima pulung tergoda kekuasaan, mabuk keserakahan, maka pulung akan segera meninggalkannya. Dan si pemimpin akan berubah total, akan bertumbuh menjadi tiran, menjadi penguasa yang mengkhianati sekutunya, memusuhi rakyat yang dahulu memuliakannya–menjadi seperti yang digambarkan lakon wayang carangan Petruk Dadi Ratu.

Baca Juga  Gibran dan Ganjar Berlaga di Turnamen Sepakbola Antarwartawan se Indonesia di Solo

Suatu saat, saya ingin ngobrol dengan Butet Kartaredjasa, barangkali mitologi Pulung Wahyu Makutharama itu bisa menjadi premis lakon teater yang menarik, dan jenaka. Siapa tahu… **

Harry Tjahjono
11/11/2023

Share :

Baca Juga

Berita

Bhagawad Gawat
FAHRI HAMZAH

Berita

Fahri Hamzah: Oposisi di DPR Mati Gaya Padahal Skandal demi Skandal Terjadi

Berita

Artis Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan Tunggal di Tol Jombang

Berita

Karawang Bertekad Tetap Jadi Lumbung Padi Jabar
Laksamana

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Oposisi Terhadap Sebuah Zaman

Berita

Perekam Selegram Sisca Mellyana di Ubud Dikenai Sanki Adat

Berita

Anies Baswedan Kunjungi Remy Sylado
Jodglo Kelun

Berita

Joglo Palereman Kelun Kota Madiun, Moncer di Masa Pandemi