Home / Berita

Senin, 16 Mei 2022 - 17:29 WIB

Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak

DeFacto. Mantan politikus PDIP dan Menteri BUMN Kabinet Gotong Royong, Laksamana Sukardi (LS), menggandeng seniman Harry Tjahjono  untuk membuat konten youtube ramah anak.

Menurut LS selama ini anak-anak menjadi terbiasa melihat tontonan di medsos, termasuk konten-konten yang tidak sesuai usia mereka. Konten-konten berisi kebencian, intoleransi, pertikaian pendapat dan hal tidak berguna lainnya,  setiap detik ditonton dan bisa disebut meracuni akal sehat dan penalaran anak-anak.

“Perlu dicegah keracunan mental akibat media sosial yang tidak mendidik, seperti sifat materialistis, intoleransi, tidak santun dan lain-lain,” tegas mantan Bankir, Pendiri PDIP dan aktivis sosial itu.

LS menambahkan, sosial media memiliki peran penting menggantikan media tradisional (koran, majalah dan TV) dalam menentukan kualitas anak bangsa melalui proses pendidikan. Melalui media sosial kita bisa membangun nasionalisme dan karakter bangsa. Dan itu harus dimulai dari anak anak,” papar LS.

Baca Juga  KPMP Minta agar Bantuan Kemenparekraf ke Masyarakat Perfilman Dihentikan!

LS dan HT lalu sepakat untuk melakukan aksi, antara lain membuat konten klip lagu tentang tanah air, lingkungan hidup, toleransi, kasih sayang, patriotisme dan hal lain yang diperlukan untuk membangun karakter anak Indonesia.

“Pak LS lalu mendorong dan mendukung saya untuk menerjemahkan hal tersebut dalam bentuk konten klip di YouTube dan medsos. Dan saya diberikan  kebebasan kreatif untuk mengarang 100 lagu anak Indonesia, yang bermuatan kearifan lokal dan hal-hal positif lainnya,” turut Harry Tjahjono.

Baca Juga  T&G SangSang Volunteer Indonesia Gelar Kegiatan Peduli Lingkungan Bersama Mat Peci

Sejak  23 Maret 2022,  Harry mulai menulis lagu, membuat video klip secara sederhana, dan menguaplodnya ke youtube.

Konten tersebut kini telah hadir di kanal youtube Klip Klap Klub, yang berisi video klip sederhana,  lagu-lagu ciptaan Harry Tjahjono.

Penulis lagu “Harta Berharga” kelahiran Madiun, 5 Februari 1954 itu menuturkan, awal Februari 2022, diundang ngobrol di rumahnya, tentang banyak hal. Akhirnya obrolan masuk mengenai pengaruh media sosial terhadap dunia anak-anak Indonesia seperti TikTok, YouTube, Instagram dan game online.

Baca Juga  Polisi Tentang Kecelakaan Artis Vanessa Angel, "Sopir Diduga Ngantuk"

“Saya bersyukur konsep tersebut diterima sebagian besar penonton. Salah satunya, klip Jamu Leluhur , dalam delapan hari sudah dilihat 61.000 viewer.

“Memang diperlukan upaya melalui KlipKlapKlub untuk membangun mental dan karakter bangsa sejak dini. Dengan pendekatan edutainment (edukasi dan entertainment). Memperkenalkan kearifan dan karakter bangsa melalui lagu anak anak dan video klip yang menghibur dan mendidik,” kata LS mengomentari tayangan KlipKlapKlub di kanal youtube.

Harry mengaku mengenal Laksamana Sukardi (LS) tahun 2008. “Saya menjadi komunikator budaya ketika LS mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan,” ungkap lelaki yang pernah menulis skenario Si Doel Anak Sekolahan itu.

Share :

Baca Juga

Kyai Mursyed

Berita

Dewi Kwan Im di Rumah Religi Unik Kyai Mursyed, Bulakrejo, Madiun

Berita

Susi Pudjiastuti Sindir Puan Maharani, Politikus PDIP Meradang

Berita

Video Seks Pamela Anderson – Tommy Lee Bakal Bocor Lagi!

Berita

LaNyalla Jadi Pembina Paguron Jalak Banten Nusantara
Kapal

Berita

Kapal “Nabi Nuh” di Mejayan, Kabupaten Madiun

Berita

Hajatan Grammy Awards ke-64 Tahun ini Terpaksa Ditunda. Ada Apa?

Berita

Rochy Putiray Latih Tim Sepakbola Wartawan DKI Jakarta

Berita

Dua Anggota DPD Daftarkan Gugatan Presidential Threshold ke MK