Home / Berita

Minggu, 31 Oktober 2021 - 13:18 WIB

Gerakan Melawan Stunting HaloPuan Masuki Kota Moci

DeFacto – Setelah Kabupaten Garut, Kota Sukabumi yang dijuluki Kota Moci menyambut Gerakan Melawan Stunting yang dilaksanakan oleh HaloPuan dan DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi.

Peluncuran Gerakan dilakukan di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

Gerakan ini di awal menargetkan 100 balita dan ibu hamil. HaloPuan juga memberikan 100 paket sembako dan bubuk daun kelor kepada warga sasaran tersebut.

Angka prevalensi stunting di Kota Sukabumi turun dari 15,6 persen pada 2019 menjadi 7,3 persen pada 2020.

Baca Juga  Peluncuran BLU Expo 2021 di Istora Senayan

“Meskipun demikian, kita tetap membutuhkan kewaspadaan karena pandemi Covid-19 bisa saja menaikkan kembali prevalensi,” ujar Poppy Astari, relawan HaloPuan.

Poppy menambahkan, HaloPuan menyosialisasikan dampak buruk stunting dalam 1000 hari pertama kehidupan anak-anak.

Lebih daripada itu, HaloPuan membawa gagasan berupa pemberian bubuk kelor sebagai asupan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil.

Kelor atau moringa oleifera telah ditetapkan WHO sebagai makanan super karena kaya dengan mikronutrisi, seperti berbagai vitamin dan serat selain juga mengandung protein yang tinggi.

Baca Juga  Selamat Datang Ralf Rangnick, Pelatih Sementara Man-Utd. Ini 5 Perubahan Yang Akan Ia Lakukan

WHO telah memanfaatkan bubuk kelor untuk memerangi kelaparan dan malnutrisi di Afrika.

“HaloPuan telah membuktikan bubuk kelor mampu meningkatkan massa tubuh balita,” kata Poppy seraya menyitir hasil monitoring HaloPuan di Desa Sukajaya, Kabupaten Garut, di mana berat badan balita naik hingga 1 ons setelah sepekan mengonsumsi bubuk kelor dari HaloPuan.

Bubuk kelor bisa menjadi asupan alternatif bagi balita dan ibu hamil, apalagi kelor mudah didapatkan di Indonesia.

Baca Juga  Empat Wartawan Penjelajah Bermotor Merapat di Toli Toli

Kader-kader PKK dan posyandu bisa menyajikan bubuk kelor dalam berbagai menu, seperti bubur, bolu, ataupun diminum sebagai teh.

HaloPuan adalah lembaga sosial Puan Maharani yang bergerak bersama warga dalam mengatasi masalah-masalah sosial di masyarakat.

Selain Gerakan Melawan Stunting, HaloPuan juga bergerak untuk membangkitkan kembali kesenian tradisional di kota-kota dalam Gerakan Kota Berbudaya dan meningkatkan kesadaran kita bersama kepada kesetiakawanan sosial dalam Gerakan Wira-Wira Sosial.

Share :

Baca Juga

Tri Rismaharini

Berita

Bu Risma Serahkan Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil Papua di Daratan Rawan Bencana

Berita

Finlandia Borong 64 Pesawat F-35, Gantikan F-18 Hornet Yang Mulai Uzur.

Berita

Tak Ada Dokter, Hanya Seorang Perawat di Pustu

Berita

Menparekraf Buka Pendaftaran Seleksi Masuk Poltekpar 2024 Secara Resmi

Berita

Indonesia Tuan Rumah ASEAN Tourism Forum 2023

Berita

Deklarasi Relawan Sandi di Cimahi

Berita

Klinik Hemodialisa “Esa Pemuda”, Melayani dengan Hati

Berita

Anggiat Pasaribu Yang Ribut Dengan Arteria Dahlan Bukan Istri Jendral