Home / Berita

Sabtu, 21 Januari 2023 - 22:28 WIB

Ekraf Indonesia Berada di Posisi Ketiga Dunia

Defacto – Sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia berada di posisi ketiga di dunia, di bawah Amerika dan Korea Selatan. Jika masyarakat peduli dengan produk ekonomi kreatif lokal, tidak tertutup kemungkinan posisi ekraf Indonesia akan melampaui Korea.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan hal ketika berbicara di hadapan pengusaha muslim yang tergabung dalam Genpro (Global Enterpreneur Profesional), di Zest Hotel Bandung, Sabtu (21/1/2023) sore.

Baca Juga  Ganjar Pranowo Jadi Presiden Kalau Mampu Naikan UMP 2021 di Jateng

“Kalau masyarakat Indonesia mengurangi nonton drakor (Drama Korea), diganti dengan drahor (drama horor), dan mengurangi mendengar K Pop, diganti dengan D Plo, atau dangdut koplo, dalam 5 atau 10 tahun ke depan kita akan menyalip Korea,” tandas Sandiaga.

Tahun 2022 lalu, menurutnya, masyarakat lebih banyak menonton film Indonesia dibandingkan film asing. “Kalau biasanya yang jadi blockbuster adalah film Hollywood, kini konten-konten Indonesia lebih disukai. Di Netflix juga yang merajai konten-konten Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga  Tambah Fitur SharePlay, Pengguna Disney+ dapat Menonton Film Bersama hingga 32 Orang

Menteri Parekraf mengungkapkan, ketika pandemi terjadi, banyak perusahaan yang
bertekuk lutut, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Saat ini yang bangkit baru 50 persen. Untuk membangkitkan mereka, tambah Sandiaga, pemerintah harus hadir dengan melakukan restrukturisasi.  Bentuknya, oleh OJK diberikan kelonggaran dalam pembayaran utang. Tetapi bagi yang tidak berada dalam sistem keuangan, pemerintah harus memberikan pembiayaan yang lebih fleksibel.

Baca Juga  Kebudayaan Tak Bisa Lepas dari Praktek Keagamaan

Sektor-sektor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi menurutnya antara lain udaha kuliner yang menyumbang 42 persen, fashio dengan 18 persen, dan handicraf memberi sumbangan 15 persen.

Dalam acara bertema “UMKM Bertransporfasi Menjadi Korporasi itu” juga menghadirkan pembicara lain, yakni mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Anggota Komisi X DPR dari PKS, Ledia Hanifah Amalia. hw

Share :

Baca Juga

Berita

Sangihe Harus Diperlakukan Sama dengan Maratua dan Sambit

Berita

Peluncuran Forum Pemred Online

Berita

Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak

Berita

Man-Utd Makin Percaya Diri Datangkan Manajer PSG, Mauricio Pochettino
Laksamana

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Indikator Kematian
Laksmana Sukardi

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Pertanyaan Menerawang Zaman
Batik

Berita

Pariwangi, Batik Unggulan Desa Ngampel Mejayan Kabupaten Madiun

Berita

Marhaen, Sambo dan Oligarki