Home / Berita

Rabu, 19 Januari 2022 - 16:38 WIB

Di Tangan Pak Agung, SDN Banjarejo Madiun Raih Adiwiyata Nasional

Syukuran anugerah Adiwiyata Nasional

Syukuran anugerah Adiwiyata Nasional

Sekolah ini di Kota Madiun termasuk pinggiran. Namun sepintas dilihat, nampak ruang kelas maupun halamannya begitu rapi, bersih dan hijau segar. Tak heran kalau sekolah itu menyandang predikat Sekolah Adiwiyata. Tingkat Nasional lagi.

Untuk meraih predikat itu jelas bukan pekerjaan gampang. Perlu perjuangan dan kreativitas. Apalagi sejak Agustus 2021 lalu, Pak Agung Priyono S.Pd, diterjunkan ke sekolah ini, menjadi Plt Kepala Sekolah. Padahal sampai saat ini pun statusnya masih tetap sebagai kepala SDN 01 Demangan.

Pak Agung Priyono S.Pd, Plt Kepala Sekolah SDN 01 Banjarejo

Meski baru dan dalam waktu yang singkat, Pak Agung menggeber akselerasinya. Ia dibantu para guru di SD cancut taliwanda meningkatkan predikat dari sekolah Adiwiyata provinsi untuk naik tingkat nasional. Tak sia-sia, Pak Agung yang dikenal sebagai spesialis Adiwiyata itu pun mampu membawa SDN 01 Banjarejo mencapai prestasi spektakuler. Kini tinggal 1 jenjang lagi yang masih harus diperjuangkan. Yakni sekolah Adiwiyata Mandiri.

Bersama guru disiapkan siswa  pembelajaran lapangan, menyintai dan mengenal lingkungan hidup. Siswa dikenalkan   cara melestarikan lingkungan dengan  menggunakan media yang ada di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Dewi Kwan Im di Rumah Religi Unik Kyai Mursyed, Bulakrejo, Madiun

Siswa tak hanya mendapatkan  teori.  Tapi juga praktek langsung. Dengan dibentuk kelompok kerja (pokja).  Misalnya pokja sayuran dan  buah-buahan. Dari mulai proses penanaman, perawatan hingga panen. Juga hasil produksinya  nanti mau diapakan.

Termasuk  mengemas dan menjual hasil kebun mereka. Uang hasil penjualan dibelikan sapu , kemoceng atau apapun untuk menunjang kegiatan pembelajaran, khususnya tentang kebersihan lingkungan.

Selain itu ada juga  Pokja rempah dan obat herbal. Misalnya serai, dijadikan minuman. Siswa dikenalkan  mulai penamaan hingga dijadikan minuman sehat. Tak hanya sekadar membuat, namun sampai siswa mampu menjelaskan sejak menanam sampai produksinya.

Sedini mungkin anak-anak dibiasakan  mandiri, gotong royong dan menyintai lingkungan serta berjiwa sosial tinggi. Untuk mendukung semua kegiatan siswa agar lebih berkembang dan berkualitas serta berkarakter pak Agung tidak segan -segan mengundang paguyuban wali murid untuk berdiskusi. Luar biasa antusias wali murid dalam  mendukung kegiatan anak -anak.

Seperti contoh saat Maulid Nabi Muhammad . Sekolah mengajak anak berbagi bersama anak yatim  piatu. Dengan senang hati para wali murid banyak yang menyumbangkan rejeki mereka. Baik berupa uang atau sembako. Dan hasilnya dikumpulkan kemudian disumbangkan ke 6 panti asuhan yang ada di Kota dan Kabupaten  Madiun.

Baca Juga  Penangkaran Merak di Gemarang, Kabupaten Madiun

Bonus Masa Jabatan

Pak Agung PriYono  S.Pd termasuk  kepala sekolah yang berprestasi. Awalnya dari SDN Sogaten, sekolah pinggitran yang dulu masuk wilayah kabupaten.  Instinknya bicara  bahwa sekolah itu bisa dikembangkan. Padahal  SD sogaten waktu itu belum seperti sekarang ini. Masih merintis. Kemudian tahun 2012 satu-satunya yang ikut program Adiwiyata di Kota Madiun hanya 1 yaitu SMPN 7.

“Wah ini bagus untuk mengembangkan potensi pembelajaran di lapangan dan juga pontensi -potensi anak untuk berprestasi,” katanya.

Pak Agung pun  berdiskusi dengan guru –guru. Tercapai kesepakatann  dan memutuskan untuk ikut program Adiwiyata. Ini tidak mudah. Dengan sarana dan prasarana yang terbatas, perlu banyak perjuangan. Awalnya gagal untuk lolos di tingkat nasional.  Namun pak Agung tidak patah semangat.

Tahun 2014 akhirnya mencapai prestasi di tingkat provinsi dan kemudian lolos tingkat nasional. Selama 4 tahun memimpin SD Sogaten ia  mutasi pindah di SD Erlangga – Jenggala (Galang).  atau SDN 04 Madiun lor. SDN 04 Madiun Lor ini juga sedang merintis menuju sekolah  Adiwiyata tingkat propinsi dan akhirnya berhasil juga sebagai sekolah Adiwiyata Nasional. 

Baca Juga  Batik Kenongorejo, Hidup Enggan Mati Tak Mau

Hebatnya, sekolah ini lolos tingkat nasional tanpa diverifikasi. Hanya  melihat data -data yang dikirim baik dari youtube. “Termasuk  surat kabar yang kami siarkan dan ternyata dilihat Kementerian Lingkungan Hidup,” katanya.

Dan dari situ sudah layak menjadi sekolah Adiwiyata. Ini merupakan puncak keberhasilan pak Agung dalam membawa sekolah Adiwiyata. Dari dua periode menjadi kepala sekolah dan sukses menjadikan sekolah Adiwiyata. Pak Agung mendapat penghargaan dari pemerintah kota. Wali Kota Madiun H.  Maidi Memberi penghargaan satu periode lagi menjadi kepala sekolah. Biasanya  kepala sekolah  berprestasi hanya  dua periode. Kini ia  memimpin SDN Demangan dan merangkap sebagai Plt SDDN Banjarejo.

Dan di Demangan juga sedang merintis menuju Adiwiyata provinsi dan sudah mulai menata fisik dan lingkungannya.*  Yuliana

Share :

Baca Juga

Berita

Seragam Hitam Pengawal VVIP, Siapa Yang Pertama Memakainya?
Pasar Pundensari

Berita

Pundensari, Pasar Wisata Kuliner Bernuansa Tradisi di Kabupaten Madiun
Bung Karno

Berita

Bung Karno dan Panci Peleburan Kaum Separatis

Berita

UU Desa Direvisi, Majelis Perdamaian Desa Akan Dibentuk
BTS

Berita

Boy Band Superstar Korea, BTS Ambil Cuti hingga Konser Selanjutnya
Laksamana

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Detak Detik Sumbu Bom Waktu (III):

Berita

IPW Minta Kapolri Evaluasi Kapolda yang Gagal Terapkan Presisi

Berita

Beban Psikologis dan Trauma Bertahun-tahun Hilang Melalui Olah Pernafasan Coach Rheo