Home / Wisata & Budaya

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:08 WIB

Dampak Water World Forum, Perekonomian Nasional naik 0,374 Persen

Jakarta, Defacto – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan data terkini dari hasil survei perhitungan dampak dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10 2024 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selama penyelenggaraanya di Bali pada 18-25 Mei 2024.

“Hasilnya, rata-rata lama tinggal wisatawan yakni para delegasi adalah 8 hari dengan delegasi asing selama 8,7 hari, lebih lama dari delegasi Indonesia yakni 7,1 hari,” kata Menparekraf Sandiaga dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno”, Senin (3/6/2024).

Baca Juga  Meriah acara "Tribute to Sawung Jabo di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja

Dari survei yang dilakukan Kemenparekraf bersama Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan (BRIN), diketahui bahwa rata-rata pengeluaran per kunjungan sebesar Rp38,8 juta atau sebesar 2.427 dolar AS.

“Pengeluaran tertinggi ada di akomodasi, biaya keikutsertaan, makan-minum, dan penerbangan domestik. Berarti dia (delegasi) setelah dari Bali juga menuju ke beberapa destinasi,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Survei dilakukan terhadap 446 responden dengan _margin of error_ 5 persen dan _confidence_ level 95 persen. Dari jumlah tersebut, juga diketahui mayoritas lebih dari 90 persen responden berencana berkunjung kembali ke Bali dan merekomendasikan Bali sebagai tujuan wisata dan bisnis.

Baca Juga  Ini Cara Tlilir Membangun Kemandirian Menjadi Desa Wisata Kampung Mbako

Penyelenggaraan World Water Forum 2024 juga memberikan dampak kepada pelaku UMKM, khususnya di sekitar lokasi penyelenggaraan atau dalam radius 1,4 kilometer. Terjadi peningkatan volume penjualan dan omzet pendapatan pada rentang 21 hingga 50 persen.

“World Water Forum ini bukan hanya meningkatkan ekonomi, tapi juga mempromosikan kearifan dan budaya lokal pengelolaan air kita di kancah internasional,” ujar Sandiaga. 

Baca Juga  Ulang Tahun ke-61 Pimpinan Grup Tikoes di Prasada Suprobo

Lebih jauh Menparekraf Sandiaga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan World Water Forum 2024 dirasakan telah mampu menggerakan aktivitas perekonomian secara nasional, baik Bali sebagai tuan rumah maupun aktivitas ekonomi secara nasional.

“Aktivitas perekonomian nasional naik 0,374 persen selama World Water Forum 2024 dan totalnya Rp1,38 triliun dan (penyerapan) lapangan kerjanya sekitar 10.479 orang,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Kesuksesan penyelenggaraan ini dikatakan Menparekraf Sandiaga kembali menunjukkan Bali sebagai destinasi MICE berkelas internasional. (*/hw)

Share :

Baca Juga

Kartun

Esai

Lebih Baik ke Penjara

Wisata & Budaya

ITIF 2024 Momentum Tingkatkan Investasi Sektor Parekraf
Duta Kopi Besemah

Berita

Lagi, Pagaralam Gelar Besemah Coffee Exhibition

Berita

Menparekraf Tawarkan Investasi Pariwisata ke Pengusaha Properti Dubai

Wisata & Budaya

Desa Tetebatu Magnet Wisata Alam di Kaki Gunung Rinjani
Batik Madiun

Bisnis & Kuliner

Pelatihan Membatik di Eat4Nation & Art Galery, Caruban, Madiun

Berita

Pinisi Kenzo Jadi Daya Tarik Baru di Danau Toba

Wisata & Budaya

Komodo Travel Mart Kembali Digelar Juni 2024 Setelah Lima Tahun Absen