Home / Berita / Wisata & Budaya

Selasa, 21 Desember 2021 - 04:13 WIB

Bupati Magetan Injak Cat di Festival Soerjo 2021

Festival Soerjo 2021

Festival Soerjo 2021

DeFACTO.id – Apresiasi Bupati Magetan Suprawoto terhadap seniman begitu besar. Ini ia tunjukkan dalam acara Festival Soerjo di Sumberdodol, Panekan Magetan

Dalam pembukaan acara itu, Suprawoto tak segan-segan mencopot sepatunya. Ia pun langsung menginjak cat acrilik. Kemudian berjalan di atas kain putih yang dibentangkan. Sekitar 10 meter ia berjalan dan meninggalkan jejak merah  di atas kain. Itulah sebagai penanda dimulainya gelar Festifal Soerjo yang diaksanakan oleh seniman Magetan.

Di acara itu  Bupati pun disambut performance art oleh Ferri, seniman tari alumnus ISI Surakarta. Ferry  merupakan seniman asli Panekan. Selain itu juga diwarnai dengan melukis bareng di kanvas sepanjang 50 meter

Bupati Magetan Suprawoto

Acara ini berlangsung  di balai bibit Sumberdodol, sebuah  lingkungan pedesaan yang asri di kaki Gunung Lawu. Pemandangan sawah dan sungai kecil di depan lokasi acara menambah kesejukan. Sumberdodol adalah desa wisata baru di  Panekan. Telah memilki manajemen penyelenggaraan event yang digerakkan oleh muda mudi Karang Taruna. Termasuk juga Festival Soerjo 2021. Mereka menyiapkan penjemputan peserta, akomodasi bagi pelukis dari luar daerah yang dininapkan di rumah-rumah warga/ Konsumsi pun secara gratis oleh kepala desa.

Baca Juga  Perang Dunia Maya: Cyber War

“Kegiatan bersama pelukis ini pertama dan baru bagi kami, sangat menginspirasi dan berdampak positif. Menarik, unik dan menyentuh karena nampak jiwa seniini mendukung desa wisata kami,” tutur Slamet Riyanto,  anggota Karang Taruna setempat.

Sementara itu Cak Har,  salah seorang peserta dari Surabaya merasa puas dengan penyelenggaraan di Magetan ini. Event di Magetan ini terasa berbeda. Selain bupatinya hadir, peserta pun dijemput dan diantar  ke lokasi. Akomodasi dan konsumsi terfasilitasi dengan baik.

Baca Juga  Atraksi Budaya Prajurit Solo' sebagai Ciri dan Atraksi Destinasi

‘’Saya merasa puas dan senang. Kesan yang baik kalau bisa di adakan setiap tahun,” tutur pelukis yang telah menekuni dunia seni lukis 30 Tahun di Perak Surabaya ini.

Acara ini digelar dalam rangka program Biennale Jatim 9. Sebenarnya festival ini program internal komunitas Mageti Art yang mestinya  diekseusi tahun 2020. Terkendala pandemi covid 19, Festival Guberur Soerjo di undur. Tanggal 19 Desember 2021 baru dilaksanakan di  Sumberdodol.

Agus Wicaksono selaku koordinator lapangan mengatakan, Festival Soerjo direncanakan tiap tahun.  Dan tidak hanya senirupa saja. ‘’Pelaksanaan kali ini yang menarik adalah masyarakat yang terbuka disambut dengan baik dan positif,’’ kata pelukis godrong yang juga seorang guru seni ini.

Baca Juga  Volkswagen Beri Bocoran Soal Van Listrik Terbarunya
Sri Utami melukis alm Gubernur Soerjo

Soni Bara,  salah satu penggerak budaya yang intens memberikan perhatian pada kegiatan seni di Magetan, mengatakan dari hasil kumpul-kumpul antar seniman telah berjalan beberapa program dengan baik

Melukis Bersama

Melukis bersama dilakukan dari jam 09.30 wib hingga 15.00 . Berbagai genre lukisan hadir di atas kanva. Mulai dari abstrak, realistik, figuratif, karikatur, pop art, kaligrafi, dan lukisan bernunsa puitik karya Sri Utami, “Saya jadi tambah wawasan, ikut ini serasa menjadi bagian dari seniman Jawa Timur yang sebenarnya. Harapan saya apa yang telah baik ini ke depannya akan bertambah lebih baik lagi dalam sarana dan prasarananya,” ungkap guru SMP 1 Poncol, Magetan.*  Santoso

Share :

Baca Juga

Berita

Sistem Bikameral Gagal Karena DPD Tak Setara dengan DPR

Berita

Penelope Cruz, “Dunia Butuh Film dan Bioskop”
Kapolri

Berita

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Wujudkan Mimpi Atlet Teuku Tegar Lewat Video Call
ABBA

Berita

Abba Menduduki Tangga Musik Nomor 1 di Inggris!

Berita

Lawatan ke Eropa dan Timur Tengah, Presiden Jokowi Bawa Komitmen Investasi 600 T Lebih

Berita

Video: Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Menjadi Anggota Kehormatan Banser

Berita

IKN Nusantara, Kota Masa Depan di Indonesia

Berita

KPMP Minta agar Bantuan Kemenparekraf ke Masyarakat Perfilman Dihentikan!