Home / Berita

Sabtu, 20 November 2021 - 00:07 WIB

Breaking News! Wakil Presiden Kamala Harris Mulai Bertindak Sebagai Presiden Amerika. Ada Apa?

DeFacto.id – Benar, sejak hari Jumat 19/11/2021 kemarin Wakil Presiden Amerika Kamala Harris secara bertahap mulai menerima meralihan kekuasaan dari presiden AS terpilih, Joe Biden.

Peralihan kekuasaan ini bukan karena terjadi kudeta. Semata akibat prosedur pemeriksaan rutin Kolonoskopi yang harus ditempuh presiden Joe Biden yang pada hari Sabtu ini, 20/11/2021, genap berusia 79 tahun.

Kolonoskopi adalah prosedur pemeriksaan untuk mendeteksi luka, iritasi, polip atau kanker pada usus besar dan rektum, yaitu bagian paling bawah usus besar yang terhubung ke anus. Prosedur ini dilakukan dengan terlebih dahulu memberikan obat bius kepada pasien.

Baca Juga  Fachry Husaini dan Eddy Syah Merapat ke Persiba Balikpapan

Amandemen ke-25

Karena dalam pemeriksaan kesehatan tadi presiden kerap dalam pengaruh oba bius, dan dianggap berbahaya/ tidak bisa bertugas dengan baik, maka, menurut Amandemen Konstitusi Amerika, ke-25 ayat 3, “Presiden bisa membuat pernyataan tertulis kepada Ketua Senat dan Ketua DPR bahwa ia tidak dapat menjalankan kekuasaan dan tugas jabatannya. Dengan demikian maka kekuasaan dan tugas akan dijalankan oleh Wakil Presiden selaku Pejabat Presiden”

Dengan peralihan kekuasaan ini maka terjadi beberapa ‘rekor’ baru oleh Kamala Harris. Diantaranya, ia adalah Wanita Pertama yang berkuasa penuh –memegang jabatan tertinggi/ terpenting- di Amerika.

Selain itu, Kamala menjadi wanita keturunan kulit hitam dan wanita Asia Selatan (India) pertama yang memegang tampuk kekuasaan sebuah negara besar/ adidaya bernama Amerika.

Baca Juga  JAM-Pidum - LPSK Bahas Peningkatan Koordinasi Kelembagaan

“Selama masa transisi ini Kamala akan tetap bertugas dari kantornya di Sisi Barat (West Wing) Gedung Putih”, demikian sekretaris media Gedung Putih Jen Psaki kepada wartawan seperti dikutip CNN-International.

Presiden Tertua

Kondisi yang kurang lebih sama pernah diemban wakil presidan Dick Cheney, yang harus menggantikan tugas presiden George W. Bush pada masa bakti 2001-2009. Bush juga harus menjalani pemeriksaan rutin kolonoskopi.

Joe Biden adalah presiden tertua dalam sejarah Amerika. Ia menjabat saat berusia 78 tahun dua bulan. Rekam medis resminya dipublikasikan dua tahun lalu, saat ia mengikuti kampanye kepresidenan di tahun 2019. Waktu itu Dr. Kevin O’Connor dokter pribadi Biden  sejak 2009 menggambarkan sebagai “pria yang sehat dan kuat di usia 77 tahun”

Baca Juga  Berman Nainggolan Anggap Keputusan DK PWI Tentang Pemberhentian Hendry Ch Bangun 'Suka-Suka'
Joe Biden mengantuk saat hadiri KTT Perubahan Iklim

Namun dua tahun berselang banyak kalangan mulai mengkhawatirkan kebugaran presiden lanjut usia tersebut. Banyak tugas yang harus dijalankan tentu butuh kesiapan fisik yang prima.

Joe Biden beberapa kali terlihat mengantuk justru pada acara penting, seperti saat ia hadir pada KTT Perubahan Iklim, COP26, di Glasgow 1 November lalu. *Gun

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua FPO : Kasus “wartawan” Edy Mulyadi sudah ‘overlapping’

Berita

HaloPuan Gencarkan Penanaman Kelor untuk Lawan Stunting

Berita

Video: Kebakaran Hebat di Pelabuhan Tegal
wagiman deep

Berita

Wawancanda Wagiman Deep: Survei Capres yang Membagongkan

Berita

Saya dan Anas Urbaningrum

Berita

Peningkatan Layanan Logistik Transportasi Laut Melalui Inaportnet Perlu Dioptimalkan

Berita

LaNyalla Jadi Pembina Paguron Jalak Banten Nusantara

Berita

Marhaen, Sambo dan Oligarki