Home / Berita

Jumat, 27 Januari 2023 - 18:52 WIB

Angela Tanoesoedibjo Ikuti Tradisi “Lo Hei” di Kota Medan

Defacto, Medan – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo Angela berkesempatan untuk melakukan tradisi Lo Hei yang dihadirkan pada Festival Budaya Tionghoa. Selain Lo Hei, festival ini dimeriahkan oleh pertunjukkan barongsai, kecapi, hingga wushu.

Festival Budaya Tionghoa diinisiasi oleh Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara (MITSU) dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek. Salah satu perayaan masyarakat Tionghoa yang masih terjaga hingga kini di Indonesia.

“Saya merasa tertantang hari ini untuk bisa mengenal lagi budaya Tionghoa Indonesia. Mungkin tidak belajar bahasanya karena ini bahasa tersulit di dunia dan butuh waktu untuk belajar. Tetapi untuk lebih mengenal sejarah, budaya dan akulturasinya di Indonesia,” kata Wamenparekraf Angela, saat memberikan sambutan pada Festival Budaya Tionghoa, di REGALE Int’l Convention Center Medan, Sumatra Utara, Kamis (26/1/2023).

Baca Juga  DI BALIK REFORMASI 1998: Tergerus Proses Lobotomi

Melalui Festival Budaya Tionghoa yang digelar untuk kedua kalinya, Wamenparekraf Angela berharap Kota Medan bisa menjadi penyumbang pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Dimana target yang harus dicapai Kemenparekraf pada tahun 2023 sebesar 3,5 juta – 7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,2 miliar – 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara.

Baca Juga  Lawatan ke Eropa dan Timur Tengah, Presiden Jokowi Bawa Komitmen Investasi 600 T Lebih

“Saya titip pesan, kenapa pariwisata dan ekonomi kreatif? Karena dengan pariwisata ekonomi akan semakin merata. Dengan pariwisata ada pergerakan orang, ada pergerakan uang, dan ada pergerakan konsumsi. Jadi kita harus mendukung pariwisata kita agar semakin sehat,” kata Wamenparekraf.

Angela berharap, Festival Budaya Tionghoa dapat menjadi _unique selling point_  dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Medan terlebih tradisi serta adat istiadat Tionghoa di daerah itu masih sangat kental.

Baca Juga  HaloPuan di Garut : Gerakan Makan Kelor untuk Lawan Stunting

Perayaan Tahun Baru Imlek memiliki makna mendalam bagi masyarakat Tionghoa. Dalam perayaan tersebut ada sejumlah tradisi menarik dan unik, seperti tradisi “Lo Hei” yang menyajikan santapan Yusheng atau salad ikan segar.

Yusheng akan diaduk secara bersama-sama dengan keluarga. Kemudian, setiap anggota keluarga akan mengambil salad ikan dan mengangkatnya dengan sumpit tinggi-tinggi. Semakin tinggi sumpit, maka akan semakin baik juga peruntungan yang dapat terkabul. (*/hw)

Share :

Baca Juga

Berita

KPMP Akan Bentuk Tim Pencari Fakta Dana PEN Subsektor Perfilman

Berita

Peluncuran BLU Expo 2021 di Istora Senayan

Berita

Pinisi Kenzo Jadi Daya Tarik Baru di Danau Toba

Berita

Ahli: Pelimpahan IUP oleh Mardani Maming Tidak Langgar UU Minerba
Laks

Berita

DI BALIK REFORMASI 1998: Penguasa Predator Perbankan

Berita

Sekolah “Perkumpulan Mandiri” Mendidik Generasi Muda yang Tangguh dan Mandiri

Berita

Ekraf Indonesia Berada di Posisi Ketiga Dunia

Berita

Puluhan Pengacara dan LSM Anti Korupsi Bela Ketua IPW Lawan Kriminalisasi